Madrasah secara cultural merupakan lembaga pendidikan yang relative tua. karena madrasah merupakan metamorfosis Pondok pesantren yang secara cultural pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia, dimana Pesantren adalah salah satu wadah bagi pengembangan sumberdaya manusia, dan pesantren sebagai tempat para penuntut ilmu (santri) dalam mempelajari dan memahami berbagai macam disiplin ilmu secara umum, disamping itu mereka juga bersinergi dalam mempelajarai ilmu - ilmu agama secara komprehenship, serta ilmu pengetahuan tekhnologi yang sesuai dengan perkembangan zaman yang ada. Ditengah era globalisasi dan makin dekatnya pasar bebas yang selanjutnya menjadi bagian pengabdianya dan kepentingan – kepentingan untuk mencerdaskan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, maka seorang santri haruslah berbenah diri untuk menyongsong tantangan jaman dengan perkembangan teknologynya yang sangat cepat.
Selama ini Madrasah terutama yang tradisional (salaf) selalu tertinggal dalam hal teknologi. Kalaupun ada beberapa madrasah yang telah menggunakan dan memasukan kurikulum teknologi kedalam pengajaranya akan tetapi sedikit dari mereka yang selalu me-update IT “information technology” dalam kontek pemanfaatan dan pengembangan dalam proses pembelajaran dan pembekalan para siswa-siswinya di masayarakat.
Oleh karena itu tidak dapat dipungkiri bahwa madrasah mengalami ketertinggalan dalam hal teknologi, karena IT memerlukan pengenalan bagi yang belum pernah mendapatkan pengenalan, dan pelatihan untuk me-update kemampuan dalam pengembangan dan pemafaatan dalam ilmu pengetahuan keislaman. Dan juga dengan adanya pelatihan ataupun workshop di harapkan akan menciptakan kaderisasi atau regenerasi santri yang benar – benar siap menyongsong globalisasi dan siap menghadapi tantangan jaman dengan bekal yang cukup.
Kamis, 08 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar